13 December 20210 Komentar | Dilihat : 71 kali
Ditulis oleh admin
KSM PERBON JAYA, BEKERJA DENGAN HATI TANPA PRETENSI

Keberadaan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dalam kegiatan Cash For Work (CFW) KOTAKU merupakan ujung tombak dalam upaya mewujudkan keberhasilan program. KSM dirancang sebagai penanggungjawab kegiatan di tingkat lapang yang memiliki peran utama mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi hasil kegiatan. Memastikan KSM diisi oleh pribadi yang kredibel dan kompeten merupakan langkah awal untuk melapangkan jalan bagi terwujudnya keberhasilan program, sebab sumber daya manusia merupakan faktor utama yang dapat menggerakkan sumberdaya lainnya, termasuk fasilitas, metode dan teknologi yang digunakan dalam program tersebut.

Paradigma tersebut sangat disadari oleh BKM Gampang Makmur Sentosa Kelurahan Perbon Kabupaten Tuban dalam memilih pengurus KSM “Perbon Jaya” sebagai pelaksana kegiatan CFW KOTAKU Tahun 2021. Melalui forum musyawarah yang sangat demokratis sehingga terpilih 3 orang perempun dan 7 orang laki-laki yang terdiri dari para milenial dengan semangat tinggi dan penuh dedikasi. KSM Perbon Jaya yang dimotori oleh Achmad Sofan, Wanti dan Tanda Nurhadiya, mengawal seluruh proses kegiatan CFW KOTAKU secara konsisten dan proaktif dalam setiap tahapan. Achmad Sofan, sebagai ketua berprofesi menjadi pegawai swasta dengan kesibukan yang sangat padat namun tetap menyempatkan waktu untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan KSM. Wanti, sebagai sekretaris dengan kesibukan harian sebagai ibu rumah tangga dan Tanda Nurhadiya, sebagai Bendahara juga berprofesi menjadi pegawai swasta dengan kesibukan yang sangat tinggi namun tetap mensedekahkan sebagian waktunya untuk mendukung keberhasilan tugas-tugas KSM.

Ditanya tentang motivasinya menjadi Ketua KSM, Sofan menuturkan,”Kepercayaan yang diberikan kepada saya merupakan amanah yang wajib di tunaikan dengan baik. Kesempatan seperti baru pertama kali saya dapatkan, saatnya saya mengabdi untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat”, pungkasnya. Hal tersebut senada dengan penuturan Wanti, namanya Wanti, tidak ada tambahan apapun di depan maupun belakangnya. Perempuan kelahiran 27 Pebruari 1986 ini sangat bersahaja dan memiliki dedikasi tinggi, “Jika tidak sekarang, lalau kapan lagi saya berani mengambil peran di masyarakat meskipun dengan pengetahuan yang sangat terbatas. Ada tim fasilitator yang selalu membimbing kami”, ungkapnya. Begitu pula dengan Tanda Nurhadiya yang akrab disapa Hadi, Penggerak kaum milenial Kelurahan Perbon ini mengungkapkan, “Saatnya kaum muda berkiprah, tidak sekedar menonton di garis belakang namun menjadi pemain utama, Kami harus menjadi seperti mata air yang selalu memancarkan energi dan kemanfaatan untuk sesama". Tegas Hadi.

Mengelola waktu yang tersedia secara cerdas dan disiplin merupakan bekal utama melakoni berbagai aktifitas, terutama membagi peran sebagai bagian dari keluarga dengan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti KSM. Berbekal pemahaman tersebut, KSM Perbon Jaya Kelurahan Perbon dapat menjalankan peran dan fungsinya secara proporsional dan profesional. Membagi tugas sebagai pelaksana PKM, bagian pengadaan material, pengadaan tenaga kerja dan penanggungjawab presensi pekerja, Penjaga kepatuhan penggunaan APD dan Prokes, sampai dengan penataan administrasi dan keuangan, semua terkelola secara sistematis dan terstruktur. Mereka bekerja dengan hati, mengabaikan pretensi dan egoisme pribadi meskipun kadang beraktifitas hingga malam menjelang pagi.